Berbagai Jenis Mortar dan Kegunaannya untuk Konstruksi

0
90381
Jenis dan kegunaan mortar. (thebalance)
mortarindonesia.com

Semen instan atau mortar tentu sudah tidak asing lagi bagi Anda yang tinggal di wilayah perkotaan saat ini. Karena mortar sendiri sudah sering digunakan sebagai pengganti semen konvensional bagi pemilik rumah maupun para pengembang. Di sisi lain, beralihnya penggunaan bata merah menjadi bata ringan pun membuat mortar semakin diminati.

Bicara mortar tentu tak perlu lagi dibahas soal keunggulannya karena hal itu sudah dijabarkan pada artikel sebelumnya. Karena itu, sekarang kami akan lebih membahas pada berbagai jenis dan kegunaan mortar yang dapat digunakan untuk berbagai konstruksi, khususnya untuk bangunan apartemen atau rumah.

Setidaknya ada 4 jenis mortar yang perlu Anda ketahui, seperti semen mortar untuk perekat bata ringan, plesteran dinding, untuk acian, dan pemasangan keramik. Berikut penjelasan lengkapnya.

  • Thinbed Mortar/Perekat Bata Ringan

Mortar bata ringan biasa disebut oleh pekerja bangunan atau mandor dengan lem hebel atau perekat bata ringan. Efisiensi penggunaan mortar ini sangat tinggi dibanding semen konvensional. Karena biasanya pekerja bangunan (kuli) cukup mengoles tipis mortar untuk bisa merekatkan bata ringan. Berbeda dengan semen konvensional yang biasanya harus tebal untuk bisa merekatkan bata merah.

Biasanya untuk kemasan 40 kilogram mortar sudah bisa dipakai untuk 10-14 meter per segi dinding rumah.

  • Plester Dinding

Lain hal dengan mortar perekat bata ringan yang khusus digunakan untuk bata ringan, tapi tidak bisa kalau diaplikasikan untuk bata merah. Kalau mortar jenis plester dinding ini bisa diaplikasikan untuk memplester dinding bata ringan, bata merah, atau batako.

Penggunaan mortar juga lebih hemat karena cukup dicampur air dan punya kualitas yang konsisten. Selain itu, untuk kemasan 50 kilogram bisa dipakai untuk 2,5-3 meter per segi.

  • Acian Instan

Mortar jenis ini sudah dikhususkan untuk menghaluskan permukaan dinding. Keuntungan mengaci dengan mortar yaitu lebih cepat kering, dinding lebih padat sehingga tidak akan menyerap zat cat sehingga warna dinding nantinya bisa lebih terlihat, dan sangat minim retak rambut. Keuntungan lainnya yaitu tak perlu lagi diplamir sehingga lebih hemat biaya.

  • Pemasang Keramik

Kalau ingin memasang keramik pada lantai atau pada dinding, maka gunakan mortar khusus untuk pemasangan keramik. Dengan menggunakan mortar, Anda akan meminimalisir rusaknya keramik karena mudah terlepas atau terangkat karena panas (popping). Mortar untuk pemasangan keramik ini memang sudah diformulasikan lebih kuat untuk merekatkan keramik.

Jadi inilah 4 jenis mortar dan kegunaannya untuk konstruksi yang perlu Anda tahu. Selain keempat jenis di atas, sebetulnya masih banyak lagi jenis semen mortar yang ada di pasaran, mulai dari mortar pemasangan keramik kolam, antibocor atau water proofing, dan sebagainya.

Setiap mortar sudah dibedakan berdasarkan fungsi karena memang sudah diformulasikan sesuai dengan kebutuhan dan standarisasi pabrik. Sehingga Anda tak perlu khawatir adanya perbedaan kualitas di setiap sisi rumah. Jadi, jangan sampai salah menggunakan mortar untuk pengerjaan tertentu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here